Pages

Subscribe:

Labels

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

SUPERKLAS PISCES


DAFTAR ISI
A. Kata Pengantar............................................................................................................      I
B. Latar Belakang Masalah............................................................................................      I
C. Tujuan...........................................................................................................................      I
D. Metode Panulisan.......................................................................................................      I
PEMBAHASAN................................................................................................................      I
SUPER KELAS PISCES................................................................................................      I
a.    Agnatha.................................................................................................................      I
b.    Chodrichthyes.....................................................................................................      II
c.    Osteicthyes..........................................................................................................      II

PENUTUP.......................................................................................................................     II
KESIMPULAN..................................................................................................................      II
DAFTAR PUSTAKA.......................................................................................................      III
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya ucapkan atas kehadirat Allah SWT, karena dengan rahmat dan karunia-Nya saya masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan makalah ini.
Tidak lupa saya
ucapkan kepada dosen pembimbing dan teman-teman yang telah memberikan dukungan dalam menyelesaikan makalah ini.
Penulis menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih banyak kekurangan, oleh sebab itu penulis angat mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Dan semoga sengan selesainya makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan teman-teman. Amin...
LATAR BELAKANG MASALAH
Manusia sebagai makhluk ciptaan Allah SWT,  dan sebagai wakil Tuhan di bumi yang menerima amanat-Nya untuk mengelola kekayaan alam.
Sebagai hamba Tuhan yang mempunyai kewajiban untuk beribadah dan menyembah Tuhan Sang Pencipta dengan tulus
TUJUAN
Tujuan dalam penulisan makalah ini adalah untuk menambah pengetahuan dan diharapkan bermanfaat bagi kita semua.
METODE PENULISAN
Penulis mempergunakan metode observasi dan kepustakaan.
Cara-cara yang digunakan pada penelitian ini adalah :
Studi Pustaka
Dalam metode ini penulis membaca buku-buku yang berkaitan denga penulisan makalah ini.



SUPERKLAS PISCES
Superklas ini dibagi atas tiga klas, yaitu :
A.   Kelas AGNATHA.

Hewan yang termasuk klas ini tidak mempunyai rahang. Berdasarkan fosil yang ditemukan, pemula vertebrata termasuk dalam klas ini. Pada zaman dahulu klas ini mempunyai banyak jenis anggota. Pada masa kini, anggota jenisnya hanya dua yaitu ”cyclostoma” dan ”lamprey”. Hewan-hewan ini termasuk mempunyai rahang dan pasangan sirip. Korda dorsalisnya tetap ada, selama hidupnya. Hanya sebagian saja yang diganti oleh tulang rawan. Hidup secara parasit pada ikan. Mulutnya bertindak sebagai batil pengisap untuk melekatkan diri pada tubuhikan, dan memperoleh makanan dengan mengisap jaringan tubuh ikan yang ditumpanginya.

B.   Kelas CHODRICHTHYES (Ikan Bertulang Rawan)
Yang termasuk klas ini, misalnya ikan hiu dan ikan pari. Hampir semuanya hidup di laut, hanya sedikit sekali yang hidup di air tawar. Mempunyai rahang yang kuat, pasangan sirip dan kerangka yang tersusun atas tulang rawan. Celah insang tampak karena tidak berpenutup insang. Ikan hiu merupakan jenis ikan karnivor yang bisa menyerang manusia.

C.   Kelas OSTEICTHYES (Ikan Bertulang Biasa)
Semua hewan yang termasuk klas ini mempunyai kerangka yang tersusun atas tulang biasa. Jumlah jenis beribu-ribu, habitat air tawar atau laut. Yang termasuk klas ini, misalnya : ikan mas, ikan lele, ikan salem. Celah insang tidak tampak karena ditutup oleh operkulum (penutup insang). Siripnya ada yang berpasangan dan ada yang tunggal. Sirip yang berpasangan misalnya sirip dada dan sirip perut. Sirip tunggal misalnya : sirip punggung, sirip ekor dan sirip belakang. Mempunyai gelembung renang yang berfungsi sebagai alat hidrostatik.

PENUTUP
Demikian makalah tentang SUPERKLAS PISCES ini kami buat, dan mudah-mudahan bermanfaat bagi kita semua. Amien.....

KESIMPULAN
            Jadi semua jenis hewan mempunyai kelas masing-masing, sehingga semua jenis hewan tidak sama jika habitat atau jenisnya berbeda.

DAFTAR PUSTAKA
1.    Buku biologi Vertebrata 2003
3.    Hasil Pemikiran.
Selengkapnya>>>

Anatomi Pisces

PENGAMATAN ANATOMI EKSTERNAL DAN INTERNAL PISCES
Abstrak

Ikan merupakan salah satu organisme vertebrata yang hidup atau habitatnya berada di air baik air tawar, air payau maupun air laut. Adapun jenis ikan yang dibahas dalam kesempatan kali ini yaitu anatomi eksternal dan internal dari ikan mas (Cyprinus carpio). Metode yang digunakan dalam praktikum ini yaitu metode inspectio yang merupakan metode untuk mempelajari anatomi dari ikan mas (Cyprinus carpio) secara eksternal, yaitu antara lain bagian caput, truncus dan cauda sehingga praktikan dapat mengetahui anatomi eksternal dari ikan mas (Cyprinus carpio). Dalam praktikum ini digunakan pula metode sectio atau pembedahan yang merupakan metode untuk mempelajari anatomi dari ikan secara internal, yaitu jantung, ginjal, hati, insang, ventrikulus, limpa, swim bladder, gonad dan intestinum, sehingga praktikan dapat mengetahui anatomi internal dari ikan mas (Cyprinus carpio). Anatomi eksternal dari ikan mas terdiri atas caput (kepala), trunkus (badan), dan cauda (ekor). Pada bagian trunkus terdapat gurat sisi yang menunjukkan habitat ikan mas pada kedalaman tertentu. Selain itu, terdapat pula sisik ikan mas yang bertipe ctenoid. Anatomi internal dari ikan mas terdiri atas organ-organ penting yaitu cor (jantung), ren (ginjal), hepar (hati), insang, ventrikulus, gonad, swim bladder, intestinum dan limpa. Kata kunci : anatomi,eksternal,ikan mas,inspectio, insectio, internal.

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Latar belakang diadakannya Praktikum Pengamatan Anatomi Eksternal dan Internal pada ikan mas (Cyprinus carpio) ini adalah untuk menunjang mata kuliah Anatomi Histologi Hewan. Dengan diadakannya praktikum ini, maka diharapkan praktikan dapat lebih memahami tentang materi yang diajarkan. Dalam praktikum kali ini akan dibahas mengenai anatomi eksternal dan internal dari ikan mas sehingga praktikan dapat melihat secara langsung anatomi eksternal dan internal dari ikan mas.
1.2 Rumusan Masalah
Bagaimanakah anatomi dari ikan mas (Cyprinus carpio) baik dilihat secara internal maupun secara eksternal?
1.3 Tujuan
Tujuan diadakannya praktikum ini adalah untuk mengetahui, mempelajari dan memahami bentuk, struktur, fungsi serta susunan alat tubuh pada ikan mas (Cyprinus carpio).
1.4 Manfaat
Manfaat dari praktikum ini adalah praktikan dapat mengetahui, mempelajari, dan memahami tentang struktur anatomi dari ikan mas (Cyprinus carpio) secara langsung, sehingga para praktikan dapat terbantu dalam hal memahami anatomi dari ikan mas secara keseluruhan, baik anatomi secara eksternal maupun anatomi secara internal. Selain itu, para praktikan nantinya akan lebih mengenal tentang anatomi ikan mas secara eksternal maupun internal dengan baik, sehingga praktikan dapat mengerti dan dapat menjelaskan anatomi dari ikan mas baik secara eksternal maupun internal dengan baik.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Pengertian
IkanIkan adalah organisme vertebrata yang hidup atau habitatnya berada di air, baik air tawar, air payau, maupun air laut (air asin).
2.2 Anatomi ikan
Tubuh ikan terdiri atas caput, truncus, dan cauda, diantara mana tidak ada batas yang nyata sebagai batas antara caput dan truncus dipandang tepi caudal operculum dan sebagai batas antara truncus dan ekor dipandang anus. Ikan-ikan yang dapat berenang cepat berbentuk seperti torpedo. Tetapi Cyprinus lebih pendek, lebih pipih kearah bilateral dan lebih lebar ka arah dorsoventral (Radiopoetra, 1996).
Pada bagian kepala ikan mas terdapat lubang mulut (moncong) yang dapat ditarik ke belekeng. Pada moncong terdapat tulang premaksila yang letaknya paling depan, maksila yang letaknya pada bagian belakang moncong, adimaksila yang letaknya pada bagian dorsal dan dentale yang merupakan tulang yang menyokong rahang bawah. Terdapat pula lekuk hidung yang letaknya disebelah atas di belakang mulut yang berfungsi sebagai indra penciuman. Mata yang terletak disebelah belakang lekuk hidung agak ke atas dan tidak mempunyai kelopak mata. Tutup insang yang tersusun dari empat potongan tulang yaitu operkulum (berupa tulang yang paling besar dan letaknya paling dorsal), preoperkulum (berupa tulang sempit yang melengkung seperti sabit dan terletak di bagian depan), interoperkulum (merupakan tulang sempit yang terletak diantara operkulum dan preoperkulum), serta tulang keempat yang dinamakan suboperkulum. Terdapat pula membrana brankhiostegi yaitu berupa selaput tipis yang melekat pada pinggiran tulang tutup insang sebelah belakang (Djunanda, 1982).




2.3 Anatomi eksternal
Tubuh ikan dibagi atas tiga bagian, yaitu bagian kepala yang terdiri atas operkulum bertulang yang mengelilingi atau melindungi insang, bagian tubuh yaitu bagian mulai dari operkulum sampai anus, dan bagian ekor yaitu bagian anus dan bagian posterior (Lytle dan John, 2005).
2.4 Anatomi internal
2.4.1 Sistem skeletal
Sistem skeletal pada ikan terdiri atas beberapa elemen yaitu eksoskeleton dan endoskeleton. Eksoskeleton dapat berupa sisik-sisik.sedangkan eksoskeleton adalah bagian yang menyokong struktur tubuh yang terdiri atas tulang endoskeleton. Terdapat juga skeleton viseral yang tersusun atas kartilago yang selanjutnya digantikan oleh tulang dimana tulang inilah yang mengelilingi insang (Lytle dan John, 2005).
2.4.2 Sistem otot
Sistem otot pada ikan relatif sama dengan sistem otot pada vertebrata daratan. Sebagian besar dari otot tersusun atas myotom-myotom. Kontraksi dari myotom ini disesuaikan dengan bentuk tubuh ikan itu sendiri. Segmen otot pada bagian dorsal disebut otot epaxial dan segmen otot pada bagian ventral disebut otot hypaxial (Lytle dan John, 2005).
2.4.3 Sistem pernapasan
Sistem pernapasan pada ikan yaitu menggunakan insang. Sebagian besar insang pada ikan dilindungi oleh operkulum yang dapat menyaring air yang masuk melalui mulut sehingga zat-zat yang berbahaya dapat dihindarkan. Ikan mengambil oksigen terlarut dalam air dengan cara menyaring air yang masuk melalui mulut dan mengambil oksigen yang terlarut dalam air menggunakan insang dan juga menggunakan tulang atau struktur aksesoris pernapasan (Pough,et al, 2005).
2.4.4 Sistem urogenital
Sistem urogenital ikan yang utama yaitu adanya dua buah ginjal yang berukuran relatif panjang. Terdapat pula ureter yang merupakan saluran kencing bagi ikan. Selain itu pada sistem urogenital ikan terdapat pula alat kelamin berupa gonad. Untuk jantan disebut tetis yang berwarna putih dan pada betina disebut ovarium (Lytle dan John, 2005).
2.4.5 Sistem Saraf
Sistem saraf terdiri atas sistem saraf pusat dan sistem saraf tepi. Pada ikan dewasa, otaknya terdiri dari lima bagian yaitu telencephalon, diencephalon, mesencephalon, metencephalon, dan myelencephalon (Lytle dan John, 2005).
2.4.6 Sistem kardiovaskuler
Sistem kardiovaskuler pada ikan terdiri atas jantung dan pembuluh darah. Fungsi jantung yaitu untuk memompa darah ke seluruh bagian tubuh, terletak di dekat insang dan dibungkus oleh selaput yang disebut perikardium. Adapun bagian jantung pada ikan yaitu sinus venosus, atrium, ventrikel, dan bulbus arterious. Ada dua macam pembuluh darah yaitu pembuluh nadi dan pembuluh vena. Fungsi dari pembuluh darah secara umum ialah untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

gambar 2.1 anatomi eksternal ikan (Campbell,2005)

gambar 2.2 anatomi internal ikan (Campbell,2005)




BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Analisa Prosedur
Praktikum ini menggunakan beberapa alat diantaranya adalah pinset, pisau bedah, papan bedah, jarum pentul, lembar pengamatan, alat tulis. Bahan yang digunakan ialah kloroform dan ikan mas (Cyprinus carpio). Metode pengamatan yang digunakan ada dua macam yaitu metode inspectio dan metode sectio. Metode inspectio yaitu metode untuk mengamati anatomi eksternal dari ikan mas. Metode ini dilakukan dengan cara mengamati bagian eksternal ikan mas dan kemudian menggambarkannya pada lembar pengamatan. Metode selanjutnya yaitu metode sectio yaitu metode yang dilakukan dengan melakukan pembedahan untuk mengetahui dan mengamati anatomi internal pada ikan mas. Metode ini dilakukan dengan cara menyisik sisik ikan pada bagian truncus terlebih dahulu agar lebih mudah dalam melakukan proses pembedahan. Bagian truncus yang telah dihilangkan sisiknya kemudian dibedah. Pembedahan dilakukan mulai dari bagian pinna pectoralis, venter, sampai dengan bagian pinna analis. Fungsi dari alat-alat yang digunakan pada praktikum ini antara lain papan bedah yang berfungsi untuk meletakkan ikan mas yang akan dibedah. Pisau bedah yang berfungsi untuk memotong atau membedah ikan mas untuk mengetahui bagian internal pada ikan mas. Pinset berfungsi untuk membantu praktikan memegang bagian daging ikan yang dibedah agar tidak jatuh dan merusak bagian internal ikan mas tersebut. Jarum pentul berfungsi untuk menahan bagian daging ikan yang telah dibedah agar tidak menutup kembali.
4.2 Analisa Hasil
4.2.1 Anatomi Eksternal
Setelah melakukan praktikum maka didapatkan hasil bahwa anatomi eksternal ikan mas terbagi menjadi tiga bagian yaitu caput, truncus dan cauda. Caput terdiri atas rima oris, fovea nasalis dan aparatus opercularis yang terdapat pada bagian kanan dan kiri dari operculum, dan dapat dilihat juga macam-macam operculum, yaitu operculare, praoperculare, suboperculare, dan interoperculare.

Gambar 4.1 Anatomi eksternal ikan (Campbell,2005)

Trunkus terdiri dari beberapa bagian yaitu linea lateralis (gurat sisi) yang merupakan garis memanjang di sisi lateral trunkus dan alat gerak berupa sirip (pinna). Pinna ini terdiri dari pinna pectoralis, pinna abdomalis, pinna dorsalis, pinna analis dan pinna caudalis. Trucus pada ikan mas dilapisi oleh squama atau sisik. Tipe sisik pada ikan mas ialah bertipe ctenoid. Bagian cauda pada ikan mas terdiri dari beberpa tipe, yaitu heterocercal, semi heterocercal, homocercal, diphicercal, dan isocercal. Berdasarkan hasil pengamatan, bentuk cauda ikan mas adalah bertipe homocercal Ujung ekor pada ikan mas membagi dua bagian yang simetris atau berbentuk kipas. Berdasarkan perbedaan gambar antara gambar literatur dengan gambar hasil pengamatan tentang anatomi eksternal ikan mas, maka didapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan yang mendasar antara keduanya. Hal ini membuktikan bahwa teori tentang anatomi eksternal ikan mas ialah benar.
4.2.2 Anatomi Internal
Hasil pengamatan menunjukkan bahwa anatomi internal pada ikan mas terdiri dari beberapa organ penting. Organ ini meliputi intestinum (usus), ventriculus (organ digestorium), gonad (organ reproduksi), swim bladder (organ uropoetica), insang (organ respirasi), limpa, cor (organ vaskular).

Gambar 4.3 Anatomi Internal Ikan (Campbell, 2005)

4.2.2.1 Sistem Skeleton
Sistem skeletal pada ikan terdiri atas beberapa elemen yaitu eksoskeleton dan endoskeleton. Eksoskeleton dapat berupa sisik-sisik, sedangkan eksoskeleton adalah bagian yang menyokong struktur tubuh yang terdiri atas tulang endoskeleton. Terdapat juga skeleton viseral yang tersusun atas kartilago yang selanjutnya digantikan oleh tulang dimana tulang inilah yang mengelilingi insang (Lytle dan John,2005).
4.2.2.2 Sistem Respirasi
Alat pernapasan pada ikan adalah insang dan beberapa alat pernafasan tambahan. Ikan mempunyai tutup insang yang disebut operculum yang berfungsi untuk melindungi insang.. hal ini sesuai dengan pernyataan Pudjiatmoko (2006), yang menyatakan bahwa alat pernapasan pada ikan terdiri dari insang dan beberapa alat pernapasan tambahan..
Insang merupakan komponen yang penting dalam kehidupan ikan, karena insang digunakan untuk pertukaran gas. Insang terbentuk dari lengkungan tulang rawan yang mengeras, dan di dalam insang terdapat filamen. Pada tiap filamen insang terdapat lamela-lamela yang berfungsi sebagai tempat pertukaran gas. Jumlah dan ukuran lamela sangat bervariasi, tergantung tingkah laku dari ikan tersebut (Lytle dan John, 2005). Proses pernapasan pada ikan dapat di bagi menjadi 4 tahap yakni pertukaran udara melalui permukaan alat pernafasan, difusi oksigen dan karbondioksida antara insang dan darah, transport oksigen dan karbindioksida di dalam darah dan cairan tubuh ke dan dari sel dan pengaturan pernafasan. Proses ini dapat berlangsung karena adanya perbedaan tekanan parsial gas (Fujaya, 2001).
4.2.2.3 Sistem Pencernaan
Alat pencernaan dari ikan terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Alat pencernaan pada ikan mas terdiri atas lambung. Saluran pencernaan pada ikan terdiri atas segmen mulut, rongga mulut, faring, esofagus, lambung, pilorus, usus, rektum dan anus. Hal ini sesuai dengan pernyataan dari Fujaya (2001), yang menyatakan bahwa alat pencernaan dari ikan terdiri dari saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan.
4.2.2.4 Sistem Peredaran Darah
Organ vaskular yang utama pada ikan mas adalah cor atau jantung. Jantung memiliki dua ruang yaitu satu atrium dan satu ventrikel yang terletak di dekat insang. Ikan memiliki 2 macam pembuluh darah yaitu arteri dan vena .Peredaran darah pada ikan mas dimulai dari jantung, menuju insang untuk melalukan pertukaran gas. Selanjutnya darah dialirkan menuju ke dorsal aorta dan ke segenap organ-organ tubuh (kepala, otot badan, ginjal, dan semua organ pencernaan melalui kapiler) (Fujaya, 2001).


4.2.2.5 Sistem Ekskresi
Berdasarkan hasil pengamatan, sistem ekskresi dari ikan mas terdiri atas swim bladder (kandung kemih). Organ uropoetica lainnya menurut Radiopoetra (1996), menyatakan bahwa sistem ekskresi dari ikan mas terdiri atas ren (ginjal) yang terjadi dari mesonephros , ureter yang terjadi dari ductus mesonephridicus, vesica urinaria, dan sinus urogenitalis.
Berdasarkan perbedaan gambar antara gambar literatur dengan gambar hasil pengamatan tentang anatomi internal ikan mas, maka didapatkan hasil bahwa tidak ada perbedaan yang mendasar antara keduanya. Hal ini membuktikan bahwa teori tentang anatomi internal dari ikan mas ialah benar.
BAB V
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Ikan merupakan organisme vertebrata yang hidup atau habitatnya di perairan baik air laut, air tawar, maupun air payau. Tubuh ikan mas terdiri dari tiga bagian yaitu caput, truncus dan cauda. Anatomi eksternal dari ikan mas terdiri dari organ-organ vital antara lain jantung, ginjal, limpa, swim bladder, insang, gonad, intestinum, ventrikulus, kantong empedu dan hati.
5.2 Saran
Dalam melakukan praktikum, hendaknya para praktikan agar lebih tertib lagi. Diharapkan untuk bahan praktikum agar pihak laboran menyediakan bahan yang memadai sehingga dalam melakukan praktikum, praktikan tidak berebut dalam mengamati bahan praktikum yang dalam hal ini adalah hewan uji.

DAFTAR PUSTAKA
Djunanda,Tatang,1982,Anatomi dari 4 Spesies Hewan Vertebrata,Bandung,Armico
Fujaya,Yushinta,2001,Fisiologi Ikan,Jakarta,PT Rineka Cipta
Lytle,Charles,John R. Meyer (I),2005,General Biology, New York, Mc. Graw Hill Higher Education
Lytle,Charles,John R. Meyer (II),2005,General Zoology Laboratory 14th edition, New York, Mc. Graw Hill Higher Education
Pough,F. Harvey,christine M. Jans,John B. Heiser,2005,Vertebrate Life Seventh edition.-------,Pearson Education Inc.
Pudjiatmoko,2006, Anatomi Ikan Mas,Jakarta ,Penerbit Indonesia Press.

Selengkapnya>>>

Sosialisme Dan Komunisme Marx

A.      Sosialisme Ilmiah Menurut Marx :
arl Marx pelopor utama gagasan “sosialisme ilmiah” dilahirkan tahun 1818 di kota Trier, Jerman, Ayahnya ahli hukum dan diumur tujuh belas tahun Karl masuk Universitas Bonn juga belajar hukum. Belakangan dia pindah ke Universitas Berlin dan kemudian dapat gelar Doktor dalam ilmu Filsafat dari Universitas Jena. Marx menolak pendasaran sosialisme pada pertimbangan_pertimbangan moral. Sosialisme tidak akan datang karena dinilai baik atau karena kapitalisme dinilai jahat, melainkan karena syarat-syarat obyektif penghapusan hak milik pribadi atau alat-alat produksi terpenuhi.
Dan kapitalisme itu sendiri adalah sistem dimana alat-alat produksi dikuasai oleh minoritas, kaum buruh dieksploitir, dan proses akumulasi kapital didorong oleh persaingan antara perusahaan-perusahaan. Ada juga kapitalisme negara (seperti halnya di negara Uni Soviet) dimana negara sendiri kapitalisme negara bertindak seperti perusahaan besar, dan persaingan bisa mengambil bentuk non-pasar seperti persaingan militer (seperti dalam Perang Dingin).Sosialisme adalah sebuah masyarakat dimana kaum pekerja sendiri yang menguasai alat-alat produksi dan merencanakan ekonomi secara demokratik dan semua ini secara internasional. Bilamana menilik di dalam sejarahnya, sosialisme muncul ketika feodalisme tersingkir, dan masyarakat merdeka kapitalis muncul di dunia, maka muncullah suatu sistem untuk penindasan dan eksploitasi terhadap golongan pekerja. Disinilah berbagai doktrin sosialis muncul sebagai refleksi dari protes terhadap penindasan ini. Dan sosialisme pada awalnya, bagaimanapun merupakan sosialisme utopis. Ia mengkritik masyarakat kapitalis, mengutuknya, memimpikan keruntuhan kapitalisme. Ia mempunyai gagasan akan adanya pemerintahan yang lebih baik. Ia berusaha membuktikan kepada orang-orang bahwa eksploitasi itu tak bermoral. (red, akan tetapi disini perspektif sosialisme Marx menolak pada pertimbangan-pertimbangan moral).Namun sosialisme utopis tidak memberikan solusi nyata. Ia tak dapat menjelaskan sifat sebenarnya dari perbudakan di bawah sisitem kapitalisme. Ia tak mampu mengungkapkan hukum-hukum perkembangan kapitalis atau memperlihatkan kekuatan sosial apa yang mampu membentuk suatu masyarakat yang baru. Berbagai revolusi terjadi di eropa, khusunya di Perancis, mengingiringi kejatuhan feodalisme, penghambahan, yang semakin lama semakin jelas mengungkapkan perjuangan kelas-kelas sebagai basis dan kekuatan pendorong dari semua perkembangan. Setiap kemenangan politis atas feodalisme merupakan hasil dari perlawanan serentak dan tiba-tiba. Setipa negeri kapitalis berkembang di atas basis yang kurang lebih demokratis, diakibatkan adanya perjuangan hidup-mati di antara kelas-kelas yang ada dalam masyarakat kapitalistik. Inilah kemudian oleh Marx dibuat menjadi doktrin dari Perjuangan Kelas.
Dan filosofi materialisme yang dipaparkan Marx menunjukkan jalan bagi proletariat untuk bebas dari perbudakan spiritual yang membelenggu setiap kelas yang tertindas hingga kini. Apa yang dipaparkan Marx bahwasanya materialisme adalah teori yang timbul secara wajar didalam sebuah kelas buruh yang harus memperjuangkan pembebasan. Tetapi jelas kita tidak boleh mengidentifikasikan materialisme historis hanya dengan materialisme saja. Materialisme sudah muncul 2000 tahun sebelum lahirnya Marx, dan di abad ke-18 materialisme malah menjadi pendirian kelas borjuis. Apa yang membedakan materialisme Marxis dari materialisme borjuis? Menurut Marx (dalam Tesis Tentang Feuerbach) Kekurangan utama dari semua materialisme yang ada sampai sekarang -- termasuk materialisme Feuerbach -- ialah bahwa hal ihwal, kenyataan, kepancainderaan, digambarkan hanya dalam bentuk benda atau renungan, tetapi tidak sebagai aktivitas pancaindra manusia, praktek, tidak secara subyektif.
Artinya, materialisme borjuis melihat manusia sebagai makhluk pasif, sebagai hasil atau efek dari kondisi materiil “ sebagai obyek. Ini memang mencerminkan keadaan sehari-hari manusia dalam masyarakat kapitalis: si buruh yang dikuasai oleh mesin di pabrik, kerja sebagai "faktor produksi" yang tidak dibedakan dari faktor lain seperti tanah atau mesin, dsb. Namun materialisme mekanis ini tidak mampu menjadi 100% konsisten; orang tidak bisa hidup menurut filsafat yang 100% fatalistis. Maka materialisme itu selalu menyembunyikan pasal kekecualian yang memperbolehkan idealisme masuk melalui pintu belakang, sebagai "pengetahuan", "ilmu" atau terkadang "kehendak" para elit. Ajaran materialis bahwa manusia itu adalah hasil dari keadaan dan didikan, dan bahwa, oleh karenanya, manusia yang berubah adalah hasil keadaan-keadaan lain, dan didikan yang berubah, melupakan bahwa manusialah yang mengubah keadaan dan bahwa pendidik itu sendiri memerlukan pendidikan.Karena itu, ajaran ini menurut keharusan sampai membagi masyarakat menjadi dua bagian, yang satu diantaranya lebih unggul daripada masyarakat. Marx mengatasi kontradiksi ini melalui konsep praktek. "Terjadinya secara bersamaan perubahan keadaan dengan perubahan aktivitas manusia bisa dibayangkan dan dimengerti secara rasional hanya sebagai praktek yang merevolusionerkan." Model untuk konsep ini adalah kerja manusia; kerja yang mengubah lingkungan alam dan juga menciptakan manusia sendiri. Menurut Marx, pengertian Hegel atas aspek ini merupakan keberhasilannya yang utama. Namun Hegel hanya mengerti kerja tersebut sebagai "kerja mental yang abstrak". Marx dapat berpikir lebih lanjut, sampai berhasil menjungkirbalikkan gagasan Hegel ini; dia berhasil mengidentifikasi kerja manusia yang konkrit dan praktis sebagai dasar perkembangan sejarah. Ini dimungkinkan, karena Marx sempat menyaksikan kerjaan dan perjuangan kelas buruh “ suatu golongan sosial yang mampu untuk mentransformasikan dan menguasai sistem sosial. Konsep tentang peranan kerja, produksi dan kelas buruh ini yang menjadi titik tolak teori historis Marxisme. Mulai dari titik tolak itu Marx mengembangkan konsep-konsep seperti "kekuatan produksi", "hubungan produksi" dan "mode produksi" yang bermuara dalam teori revolusi sosial. Di dalam masyarakat, manusia memasuki hubungan-hubungan produksi yang mencerminkan tahap-tahap tertentu dalam perkambangan kekuataan produksi. Hubungan-hubugan tersebut merupakan struktur ekonomi masyarakat, dan di atas dasar itu timbul sebuah superstruktur legal dan politik, dan kesadaran sosial tertentu. "Pada tahap-tahap tertentu, kekuataan produksi materiil masyarakat bentrok denganhubungan produksiyangada. Hubungan itu berubah dari bentuk perkembangan kekuataan produksi menjadi belenggu-belenggu untuk perkembangannya. Kemudian mulailah era revolusi sosial." Disini kita harus menerangkan satu masalah.Materialisme historis sering mengalami distorsi mekanis, dimana dialektika antara kekuatan dengan hubungan produksi ditafsirkan sebagai antagonisme antara alat-alat teknis dan sistem kepemilikan swasta.Kedua unsur itu dimengerti seperti sesuatu yang independen dari manusia “ sebuah determinisme teknologis. Maka kedua konsep Marxis tadi direduksi artiannya.
Namun buat Marx sendiri kekuataan produksi bukan hanya alat-alat seperti palu atau mesin,melainkan semua kapasitas produktif kelas buruh: "¦kekuatan produktif yang terbesar ialah kelas revolusioner sendiri." Di lain pihak, kepemilikan swasta hanya merupakan "ucapan legal dari hubungan produksi". Maka kontradiksi antara kekuataan dengan hubungan produksi bukan sesuatu yang terpisah dariperjuangan kelas, melainkan perjuangan tersebut muncul dari, dan berlangsung atas dasar kekuataan dan hubungan tersebut. Dengan menelusuri perkembangan materialisme secara teoretis kita telah membuktikan bahwa materialisme historis tidak lain adalah sejarah yang dilihat dari sudut pandang proletariat. Analisis asul-usul historis menuju ke kesimpulan yang sama. Pernyataan pertama tentang materialisme historis terdapat dalam buku Ideologi Jerman yang terbit pada tahun 1845. Sebelum itu terbit dua buku lain yang penting, yakni naskah-naskah Ekonomi dan Filosofis dan Pengantar Kritik Terhadap Filsafat Hukum Hegel yang terbit pada tahun 1844. Naskah-Naskah tidak mulai dengan rumusan tentang "filsafat" atau "alienasi" melainkan dengan perjuangan kelas. Kalimat pertama menyatakan bahwa "Tingkat upah ditentukan oleh perjuangan pahit antara sikap kapitalis dan si buruh." Analisis ekonomi yang dimuat dalam buku tersebut masih kurang matang; tetapi analisis itu secara terang-terangan dijelaskan dari sudut pandang kaum buruh yang menjadi "barang dagangan" dalam masyarakat kapitalis. Kesengsaraan kaum buruh semakin meningkat dengan naiknya produktivitas kerja, sedangkan masyarakat semakin terbagi dua antara kelas pemilik modal dan kelas buruh yang tidak memiliki apa-apa. Untuk menjelaskan keadaan itu Marx menganalisis kerja kaum buruh. Kaum buruh menghasilkan kekayaan buat kaum pemilik modal sekaligus memproduksi kesengsaraan diri sendiri karena kerja mereka teralienasi (terasing).Maka Marx melihat peranan kerja yang mendua: kerja produktif sebagai cara untuk menciptakan masyarakat, dan kerja teralienasi sebagai cara kaum buruh menciptakan sistem serta kelas dominan yang menindas dan menghisap mereka sendiri. Dalam kontradiksi ini Marx juga melihat harapan akan masa depan: dengan menghapuskan kerja teralienasi itu, pembebasan manusia dapat tercapai. Jadi dalam Naskah-Naskah tahun 1884 Marx sudah mengantisipasi titik tolak dan juga kesimpulan-kesimpulan pokok materialisme historis. Namun jika kita mundur satu langkah dan menyimak Pengantar ke Kritik Terhadap Filsafat Hukum Hegel (awal 1844) kita sudah mendapati apa yang akan timbul lagi kelak sebagai hasil materialisme historis, yaitu peranan revolusioner proletariat. "Tatkala proletariat menyatakan pembubaran tatanan masyarakat yang ada, mereka hanya membuka rahasia eksistensi mereka sendiri, karena proletariat ialah pembubaran tatanan tersebut." Seperti sudah dicatat di atas, pengakuan Marx atas peranan itu justru berasal dari pengamalannya diantara kalangan buruh revolusioner di Paris. Maka baik secara teoretis maupun historis, rumusan-rumusan Marx tentang sejarah dan masyarakat bisa dilacak kembali ke asal materiilnya, yaitu perjuangan proletarian.
Analisis Marxis tentang kapitalisme (yang biasanya disebut "ekonomi Marxis" walau sebenarnya merupakan "kritik terhadap ekonomi politik") dimaksudkan untuk menyediakan dasar ilmiah yang kuat untuk gerakan buruh dengan menjelaskan hukum pergerakan mode produksi kapitalis. Sudah jelas, bahwa semua analisis ini dijalankan dari sudut pandang kelas buruh revolusioner, dengan t esis pokok sebagai berikut: analisis eksploitasi, bukti bahwa seluruh tatanan sosial berdasarkan eksploitasi itu, serta ramalan bahwa sistem kapitalisme harus ambruk persisnya karena dasar eksploitatifnya tersebut. Meskipun begitu, aspek Marxisme ini begitu sering diajukan sebagai sesuatu yang "obyektif" sehingga beberapa catatan diperlukan tentang asal-usal dan logika kritik Marx terhadap ekonomi politik itu. Kritik Marx tentu saja merupakan penerapan materialisme historis pada mode produksi kapitalis, dan seperti materialisme historis sendiri, kritik tersebut berakar dalam analisis kerja “ lebih tepatnya kerja teralienasi.
Nota bene, ini bukan teori tentang perasaan subyektif kaum buruh terhadap kerja, atau tentang kesadaran umat manusia pada umumnya ¸ melainkan sebuah teori yang persisnya membahas kerja yang teralienasi “ dengan kata lain, kerja yang harus dijual pada orang lain. (Kata "alienate" juga berarti menjual sesuatu pada orang lain yang "asing".) Kerja teralienasi ialah kerja yang diupah (wage labour) “ dia bukan hanya kondisi dalam otak orang tetapi juga merupakan fakta ekonomi yang konkrit. Namun fakta ini hanya dapat dilihat atau dirasakan dari sudut pandang kelas buruh. Marx adalah seorang "filsuf" dan" ekonom" yang pertama dalam sejarah yang meneliti proses kerja dari sudut. pandang kaum buruh. Betapa pentingnya teori alienasi bagi analisis Marxis terhadap kapitalisme dapat dilihat dari dua aksioma Marx. Yang pertama, bahwa: "walau kepemilikan swasta tampaknya dasar dan sebab dari kerja terasing, sebenarnya ialah akibatnya". Yang kedua: kapitalisme mempunyai sifat dasar, bahwa tenaga kerja menjadi barang dagangan.Sepanjang jalan ini, kritik generis yang dikembangkan Marx semasa masih muda tentang kapitalisme secara umum, telah ditransformasikan dengan upaya yang telaten sehingga menjadi alat analistis tajam yang sangat efektif untuk menelusuri semua seluk-beluk perekonomian kapitalis. Namun konsep awal tentang kerja teralienasi itu tidak dilupakan apalagi dipungkiri, melainkan tetap menjadi jantung dari analisis Marx. Dalam Das Kapital Marx berkali-kali mengungkit masalah
Secara Umum Pengertian Sosialisme Dalam kehidupan sehari-hari sosialisme digunakan dalam banyak arti. Istilah sosialisme selain digunakan untuk menunjukkan system ekonomi, juga digunakan untuk menunjukkan aliran filsafat ideologi, cita-cita, ajaran-ajaran atau gerakan. Sosialisme sebagai gerakan ekonomi muncul sebagai perlawanan terhadap ketidak adilan yang timbul dari sistem kapitalisme. John Stuart Mill (1806-1873), menyebutkan sebutan sosialisme menunjukkan kegiatan untuk menolong orang-orang yang tidak beruntung dan tertindas dengan sedikit tergantung dari bantuan pemerintah.Sosialisme juga diartikan sebagai bentuk perekonomian di mana pemerintah paling kurang bertindak sebagai pihak dipercayai oleh seluruh warga masyarakat, dan menasionalisasikan industri-industri besar lain yang menyangkut hajat hidup orang banyak. Dalam bentuk yang paling lengkap sosialisme Negara, dan menghilangkan milik swasta (Blinton : 1981). Dalam masyarakat sosialis hal yang menonjol adalah kolektivisme atau rasa kebersamaan. Untuk mewujudkan rasa kebersamaan ini, alokasi produksi dan cara pendistribusian semua sumber-sumber ekonomi diatur oleh negara.Secara Umum Pengertian Kapitalisme Faham Kapitalisme berasal dari Inggris abab 18, kemudian menyebar ke Eropa Barat dan Amerika Utara. Sebagai akibat dari perlawanan terhadap ajaran Gereja, tumbuh aliran pemikiran Liberalisme di negara-negara Eropa Barat. Aliran ini kemudian merambah kesegala bidang termasuk bidang ekonomi. Dasar filosofis pemikiran ekonomi Kapitalis bersumber dari tulisan Adam Smith dalam bukunya An Inquri into the Nature and Cause of the wealth of Nation yang ditulis pada tahun 1776. Isi buku tersebut sarat dengan pemikiran-pemikiran tingkah laku ekonomi masyarakat. Dari dasar filosofi tersebut kemudian menjadi sistem ekonomi, dan pada kahirnya kemudian mengakar menjadi ideologi yang mencerminkan suatu gaya hidup (way of life). Mith berpendapat manusia melakukan kegiatan ekonomi adalah dasar dorongan kepentingan pribadi, yang bertindak sebagai tenaga pendorong yang membimbing manusia mengerjakan apa saja asal masyarakat sedia membayar “Bukan berkat kemurahan tukang daging, tukang pembuat Bir atau tukang pembuat Roti kita dapat makan siang”. Kata Smith “akan tetapi karena memperhatikan kepentingan pribadi mereka. Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusian mereka, melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri, dan janganlah sekali-sekali berbicara tentang keperluan-keperluan kita, melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka”. (Robert L Heibroner, 1986. UI Press). Motif kepentingan individu didorong oleh filsafat liberlisme kemudian melainkan system ekonomi pasar bebas, pada akhirnya melahirkan ekonomi kapitalis. Milton H. Spencer (1977), menulis dalam bukunya Contemporary Ecomics: “Kapitalisme merupakan sebuah system oraganisasi ekonomi yang dicirikan oleh hak milik privat (individu) atas alat-alat produksi dan distribusi (tanah, pabrik-pabrik, jalan kereta api, dan sebagainya) dan pemanfatannya untuk mencapai laba dalam kondisi-kondisi yang sangat kompetitif.” Para individu memperoleh peransang agar aktiva mereka diamnfaatkan seproduktif mungkin. Hal tersebut sangat mempengaruhi distribusi kekayaan serta pendapatan karena individu-individu diperkenankan untuk menghimpun aktiva dan memberikannya kepada para ahli waris secara mutlak apabila mereka meninggal.Ia memungkinkan laju pertukaran yang tinggi oleh karena orang memiliki hak pemilikan atas barang-barang sebelum hak tersebut dapat dialihkan kepada pihak lain. Dengan demikian kapitalisme sangat erat hubungannya dengan pengejaran kepentingan individu. Bagi Smith bila setiap individu diperbolehkan mengejar kepentingannya sendiri tanpa adanya campur tangan pihak pemerintah, maka ia seakanj-akan dibimbing oleh tangan yang tak nampak (the imvisible hand) untuk mencapai yang terbaik pada masyarakat. Kebebasan ekonomi tersebut juga diilhami oleh pendapat Legendre yang ditanya oleh Menteri Keuangan Perancis pada masa pemerintahan Louis XII/ pada akhir abab 17, yakni Jean bapiste Colbert. Bagaimana kiranya pemerintah dapat membantu dunia usaha, Legendre menjawab : “Laisse nouis faire” (jangan menggangu kita, (leave us alone), kata ini dikenal kemudian sebagai laissez faire. Dewasa ini prinsip laissez faire diartikan sebagai tiadanya intervensi ekonomi dan kebebasan ekonomi. Dengan kata lain dalam system kapitali berlaku, “ Free Fight Liberalism” (system persaingan bebas). Siapa yang memilijki dan mampu menggunakan kekuatan modal (capital) secara efektif dan efesien akan dapat memenangkan pertarungan bisnis. Faham yang menggunakan kekuatan modal sebagai syarat memenangkan pertarungan ekonomi disebut Kapitalisme.
B.     Komunisme Menurut Marx :
Bahwasanya menurut Marx cirri-ciri inti dari masyarakat komunis tersebut adalah :
Ø  Penghapusan hak milik pribadi atas alat-alat produksi
Ø  Penghapusan adanya kelas-kelas social
Ø  Penghapusan pembagian kerja
Menurut Marx komunisme menitik beratkan ada empat :
Pertama, Sekelumit kecil orang kaya hidup dalam kemewahan yang berlimpah, sedangkan kaum pekerja yang teramat banyak jumlahnya hidup bergelimang papa sengsara. Kedua, cara untuk merombak ketidakadilan ini dengan jalan melaksanakan sisitem sosialis yaitu system dimana alat produksi dikuasai Negara dan bukannya oleh pribadi swasta. Ketiga, pada umumnya salah satunya jalan paling praktis untuk melaksanakan sistem sosialis ini adalah lewat revolusi kekerasan.Keempat, untuk menjaga kelanggengan sisitem sosialis harus diatur oleh kediktatoran partai Komunis dalam jangka waktu yang memadai. Tiga dari ide pertama sudah dicetuskan dengan jelas sebelum Marx, sedangkan ide keempat berasal dari gagasan Marx mengenai “diktatur proletariat”. Sementara itu, masa kediktatoran Soviet sekarang lebih merupakan hasil dari langkah-langkah Lenin dan Stalin dari pada gagasan Marx. Hal ini tampaknya menimbulkan anggapan bahwa pengaruh Marx dalam komunisme lebih kecil dari kenyataan sebenarnya, dan penghargaan orang terhadap tulisan-tulisannya lebih menyerupai sekedar etalasi untuk membenarkan sifat “keilmihan” daripada ide dan politik yang sudah terlaksana dan diterima. Sementara boleh jadi ada benarnya juga anggapan itu, namun tampaknya kelewat berlebihan. Lenin misalnya, tidak sekedar menggap dirinya mengikuti ajaran-ajaran Marx, tapi dia betul-betul membacanya, menghayatinya, dan menerimanya. Dia yakin betul yang dilimpahkannya persis diatas rel yang dibentangkan Marx. Begitu juga terjadi pada diri Mao Tse Tung dan pemuka-pemuka Komunis lain. Memang benar, ide-ide Marx mungkin sudah disalah artikan dan ditafsirkan lain. Mungkin bisa diperdebatkan bahwa Lenin, politikus praktis yang sesungguhnya mendirikan Negara Komunis, memegang saham besar dalam hal membangun Komunisme sebagai suatu ideologi yang begitu besar pengaruhnya di dunia. Pendapat ini masuk akal Lenin benar-benar seorang tokoh penting. Tapi tulisan-tulisan Marx begitu hebat pengaruhnya terhadap jalan pikiran bukan saja Lenin tapi juga pemuka-pemuka Komunis lain. Akhirnya sering dituding orang bahwa teori Marxis di bidang ekonomi sangatlah buruk dan banyak keliru. Terlepas benar atau tidak, kita perlu meng-amininya tentu saja, tak bisa juga dipungkiri banyak hipotesa “proyeksi kedepan” tertentu Marx terbukti atau tidaknya, misalkan saja, bahwasanya Marx meramalkan bahwa dalam negeri-negeri kapitalis kaum buruh akan semakin melarat dalam perjalanan sang waktu. Marx juga memperhitungkan bahwa kaum menengah akan disapu dan sebagian besar orang-orangnya akan masuk kedalam golongan proletariat dan hanya sedikit yang bisa bangkit dan masuk kedalam kelas kapitalis. Tapi terlepas apakah teori ekonominya benar atau salah, semua itu tidak ada sangkut pautnya dengan pengaruh Marx. Bahwasanya arti penting seorang filosof terletak bukan pada kebenaran pendapatnya tapi terletak pada masalah apakah buah pikirannya telah menggerakkan orang bertindak atau tidak. Diukur dari sudut ini, tak perlu diragukan lagi Karl Marx punya arti penting yang luar biasa hebatnya. Secara Umum Pengertian Komunisme Komunisme muncul sebagai aliran ekonomi, ibarat anak haram yang tidak disukai oleh kaum kapitalis. Aliran ekstrim yang muncul dengan tujuan yang sama dengan sosialisme, sering lebih bersifat gerakan ideologis dan mencoba hendak mendobrak sistem kapitalisme dan system lainnya yang telah mapan. Kampiun Komunis adalah Karl Marx. Sosok amat membenci Kapitalisme ini merupakan korban saksi sejarah, betapa ia melihat para anak-abak dan wanita-wanita termasuk keluarganya yang dieksploitir para kapitalis sehingga sebagian besar dari mereka terserang penyakit TBC dan tewas, karena beratnya penderitaan yang mereka alami. Sementara hasil jerih payah mereka dinikmati oleh para pemilik sumber daya (modal) yang disebutnya kaum Borjuis. Kata Komunisme secara historis sering digunakan untuk menggambarkan sistem-sistem sosial di mana barang-barang dimiliki secara bersama-sama dan distribusikan untuk kepentingan bersama sesuai dengan kebutuhan masing-masing anggota masyarakat. Produksi dan konsumsi berdasarkan motto mereka : from each according to his abilities to each according to his needs. (dari setiap orang sesuai dengan kemampuan, untuk setiap orang sesuai dengan kebutuhan). Walaupun tujuan sosialisme dan komunisme sama, dalam mencapai tujuan tersebut sangat berbeda. Komunisme adalah bentuk paling ektrim dari sosialisme.Bentuk sistem perekonomian didasarkan atas system, dimana segala sesuatu serba dikomando. Begitu juga karena dalam sistem komunisme Negara merupakan pengusa mutlak, perekonomian komunis sering juga disebut sebagai “sistem ekonomi totaliter”, menunjuk pada suatu kondisi social dimana pemerintah main paksa dalam menjalankan kebijakan-kebijakannya, meskipun dipercayakan pada asosiasi-asosiasi dalam system social kemasyarakatan yang ada. Sistem ekonomi totaliter dalam praktiknya berubah menjadi otoriter, dimana sumber-sumber ekonomi dikuasai oleh segelintir elite yang disebut sebagai polit biro yang terdiri dari elite-elite partai komunis.
Selengkapnya>>>

PANCASILA DAN IDIOLOGI DUNIA

Pada saat Pidato di depan Majelis Umum PBB, Pak Karno mengusulkan agar Pancasila menjadi salah satu piagam yang di akui PBB sejajar dengan magna charta. Usulan ini didasarkan fakta pertarungan antara pengikut kapitalisme dan sosialisme yang menyebabkan ratusan juta manusia meninggal dalam perang dunia I, II, diteruskan hingga perang dingin. Pada saat itu Pancasila ditawarkan menjadi alternatif atas dua ideologi besar dunia yang saling mengkutub.
Runtuhnya tembok Berlin tahun 1989 yang menandai berakhirnya perang dingin membuat peta dunia menjadi Unilateral. Kapitalisme memenangkan pertarungan yang berdarah-darah.  Dunia yang unipolar membutuhkan keseimbangan, satu dekade ini Cina mulai muncul menjadi kekuatan penyeimbang Imperium AS. Kapitalisme yang merubah wajah dalam bentuk Neoliberalisme dengan asas pasar bebas memangsa bangsa-bangsa yang baru berkembang. Pada titik inilah sebenarnya Pancasila menjadi Relevan untuk ikut membangun wajah dunia agar lebih adil.
Pancasila yang memiliki nilai-nilai religiusitas, nasionalisme, internasionalisme, demokrasi dan keadilan sosial merupakan konsep yang brilian dalam menghadapi situasi dunia yang semakin terpolar. Tentunya nilai-nilai universal yang termaktub dalam Pancasila dapat diterima di benua manapun. Dunia ketiga pada saat ini membutuhkan ideologi pemersatu agar tidak dimangsa oleh fundamentalisme ekonomi “pasar bebas” dan fundamentalisme agama.
Dalam perjalanan sejarah, Indonesia merupakan pelopor Gerakan Non Blok dimana memiliki spirit memperjuangkan kepentingan negara-negara yang baru merdeka. Modal sejarah ini bisa dijadikan poin penting bahwa nilai-nilai pancasila mampu menjadi alternatif ditengah polarisasi ideologi kapitalisme dan sosialisme.
di tengah kemiskinan yang mengglobal, kelaparan dunia yang semakin besar, diperlukan terobosan agar tidak terjadi lagi penghisapan manusia atas manusia (exploitation par ‘l home de ‘l home), homo homini lupus.
DUNIA berkembang dan berubah dengan sangat cepat, dan perubahan yang terjadi itu ikut mewarnai kehidupan bangsa kita secara fundamental. Ada beberapa penulis buku yang melalui konsep-konsepnya telah berhasil memotret realitas zaman yang sedang kita jalani ini. Di antaranya adalah Rowan Gibson (1997) yang menyatakan bahwa The road stop here. Masa di depan kita nanti akan sangat lain dari masa lalu, dan karenanya diperlukan pemahaman yang tepat tentang masa depan itu.
New time call for new organizations, dengan tantangan yang berbeda diperlukan bentuk organisasi yang berbeda, dengan ciri efisiensi yang tinggi. Where do we go next; dengan berbagai perubahan yang terjadi, setiap organisasi-termasuk organisasi negara-perlu merumuskan dengan tepat arah yang ingin dituju. Peter Senge (1994) mengemukakan bahwa ke depan terjadi perubahan dari detail complexity menjadi dynamic complexity yang membuat interpolasi menjadi sulit. Perubahan-perubahan terjadi sangat mendadak dan tidak menentu. Rossabeth Moss Kanter (1994) juga menyatakan bahwa masa depan akan didominasi oleh nilai-nilai dan pemikiran cosmopolitan, dan karenanya setiap pelakunya, termasuk pelaku bisnis dan politik dituntut memiliki 4 C, yaitu concept, competence, connection, dan confidence.

Peran Ideologi
Sejak berakhirnya perang dingin yang kental diwarnai persaingan ideologi antara blok Barat yang memromosikan liberalisme-kapitalisme dan blok Timur yang mempromosikan komunisme-sosialisme, tata pergaulan dunia mengalami perubahan-perubahan yang mendasar. Beberapa kalangan mengatakan bahwa setelah berakhirnya perang dingin yang ditandai dengan bubarnya negara Uni Soviet dan runtuhnya tembok Berlin-di akhir dekade 1980-an- dunia ini mengakhiri periode bipolar dan memasuki periode multipolar.
Periode multipolar yang dimulai awal 1990-an yang kita alami selama sekitar satu dekade, juga pada akhirnya disinyalir banyak pihak terutama para pengamat politik internasional, telah berakhir setelah Amerika Serikat di bawah pemerintahan Presiden George Bush memromosikan doktrin unilateralisme dalam menangani masalah internasional sebagai wujud dari konsepsi dunia unipolar yang ada di bawah pengaruhnya.
Dapat disimpulkan bahwa era persaingan ideologis dalam dimensi global telah berakhir. Saat ini kita belum dapat membayangkan bahwa dalam waktu dekat akan muncul kembali persaingan ideologis yang keras yang meliputi seluruh wilayah dunia ini. Dunia sekarang ini cenderung masuk kembali ke arah persaingan antarbangsa dan negara, yang dimensi utamanya terletak pada bidang ekonomi karena setiap negara sedang berjuang untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga bangsanya. Dalam era yang seperti ini, kedudukan ideologi nasional suatu negara akan berperan dalam mengembangkan kemampuan bersaing negara yang bersangkutan dengan negara lainnya.
Pancasila sebagai ideologi memiliki karakter utama sebagai ideologi nasional. Ia adalah cara pandang dan metode bagi seluruh bangsa Indonesia untuk mencapai cita-citanya, yaitu masyarakat yang adil dan makmur. Pancasila adalah ideologi kebangsaan karena ia digali dan dirumuskan untuk kepentingan membangun negara bangsa Indonesia. Pancasila yang memberi pedoman dan pegangan bagi tercapainya persatuan dan kesatuan di kalangan warga bangsa dan membangun pertalian batin antara warga negara dengan tanah airnya.
Pancasila juga merupakan wujud dari konsensus nasional karena negara bangsa Indonesia ini adalah sebuah desain negara moderen yang disepakati oleh para pendiri negara Republik Indonesia dengan berdasarkan Pancasila. Dengan ideologi nasional yang mantap seluruh dinamika sosial, budaya, dan politik dapat diarahkan untuk menciptakan peluang positif bagi pertumbuhan kesejahteraan bangsa.
Kesadaran Berbangsa
Sebenarnya, proses reformasi selama enam tahun belakangan ini adalah kesempatan emas yang harus dimanfaatkan secara optimal untuk merevitalisasi semangat dan cita-cita para pendiri negara kita untuk membangun negara Pancasila ini. Sayangnya, peluang untuk melakukan revitalisasi ideologi kebangsaan kita dalam era reformasi ini masih kurang dimanfaatkan. Bahkan dalam proses reformasi-selain sejumlah keberhasilan yang ada, terutama dalam bidang politik-juga muncul ekses berupa melemahnya kesadaran hidup berbangsa.
Manifestasinya muncul dalam bentuk gerakan separatisme, tidak diindahkannya konsensus nasional, pelaksanaan otonomi daerah yang menyuburkan etnosentrisme dan desentralisasi korupsi, demokratisasi yang dimanfaatkan untuk mengembangkan paham sektarian, dan munculnya kelompok-kelompok yang memromosikan secara terbuka ideologi di luar Pancasila.
Patut disadari oleh semua warga bangsa bahwa keragaman bangsa ini adalah berkah dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Oleh sebab itu, semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dikembangkan karena bangsa ini perlu hidup dalam keberagaman, kesetaraan, dan harmoni. Sayangnya, belum semua warga bangsa kita menerima keragaman sebagai berkah. Oleh karenanya, kita semua harus menolak adanya konsepsi hegemoni mayoritas yang melindungi minoritas karena konsep tersebut tidak sesuai dengan konsep Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 1945 terbentuk dengan karakter utamanya mengakui pluralitas dan kesetaraan antarwarga bangsa. Hal tersebut merupakan kesepakatan bangsa kita yang bersifat final. Oleh karenanya, NKRI tidak dapat diubah menjadi bentuk negara yang lain dan perubahan bentuk NKRI tidak akan difasilitasi oleh NKRI sendiri.
Cita-cita yang mendasari berdirinya NKRI yang dirumuskan founding fathers telah membekali kita dengan aspek-aspek normatif negara bangsa yang menganut nilai-nilai yang sangat maju dan modern. Oleh sebab itu, tugas kita semua sebagai warga bangsa untuk mengimplementasikannya secara konkret. NKRI yang mengakui, menghormati keragaman dan kesetaraan adalah pilihan terbaik untuk mengantarkan masyarakat kita pada pencapaian kemajuan peradabannya.
Perlu disadari oleh semua pihak bahwa proses demokratisasi yang sedang berlangsung ini memiliki koridor, yaitu untuk menjaga dan melindungi keberlangsungan NKRI, yang menganut ideologi negara Pancasila yang membina keberagaman, dan memantapkan keseta-raan. Oleh karenanya, tidak semua hal dapat dilakukan dengan mengatasnamakan demokrasi.
Pancasila sebagaimana ideologi manapun di dunia ini, adalah kerangka berfikir yang senantiasa memerlukan penyempurnaan. Karena tidak ada satu pun ideologi yang disusun dengan begitu sempurnanya sehingga cukup lengkap dan bersifat abadi untuk semua zaman, kondisi, dan situasi. Setiap ideologi memerlukan hadirnya proses dialektika agar ia dapat mengembangkan dirinya dan tetap adaptif dengan perkembangan yang terjadi. Dalam hal ini, setiap warga negara Indonesia yang mencintai negara dan bangsa ini berhak ikut dalam proses merevitalisasi ideologi Pancasila dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Oleh karenanya, prestasi bangsa kita akan menentukan posisi Pancasila di tengah percaturan ideologi dunia saat ini dan di masa mendatang. *

Selengkapnya>>>

PEMBERANTASAN NARKOBA

Untuk mencegah predaran narkoba di kabupaten Banjar perlu adanya komitmen besama antara pimpinan daerah dengan seluruh lapisan masyarakat. Sehingga Badan Narkotika Kabupaten (BNK) dapat mencipakan suatu system jaringan yang kuat untuk mencegah dan memberantas peredaran narkoba diseluruh wilayah kabupaten Banjar.
Hal tersebut ditegaskan Ketua Pelaksana Harian BNK Banjar Wakapolres Banjar Kompol Y.Hilmawan,S saat mengikuti unjungan kerja BNK Banjar di Sekretariat Badan Narkotika Propinsi (BNP) Jawa Timur (25/11) .

Ia mengatakan melalui BNK dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat kita dapat mengetahui sejauh mana peredaran, dampak serta permasalahan yang ditimbulkan oleh penyalahgunaan narkoba. Bahkan BNK kita dapat mencari dan menciptakan solusi serta pemecahan masalah bagi para pengguna, pemakai dan pengedar serta rehabilitasi ketergantungan melalui penyuluhan dan pencegahan bagi masyarakat.

BNK menurutnya harus beranggotakan dari berbagai unsur pemerintah dan mastarakat serta berbagai disiplin ilmu. Sehingga BNK akan dapat mewujudkan visi dan misinya untuk memberantas peredaran narkoba dan mencegah bertambahnya penggunan narkoba di daerah.

Untuk itu ia mengajak melalui BNK yang didukung seluruh lapisan masyarakat untuk selalu bertindak tergas terhadap berbagai pelanggaran dan peredaran narkoba. Siapapun yang berani memakai narkoba harus diberantas habis tidak adan pengecualian dan tidak ada tebang pilih.

Sehingga keberadaan BNK bukan hanya sebagai pelengkap dan simboldario organisasi di daerah yang ikut mendukung pemberantasan narkoba. Namun lebih mengarah pada tindakan nyata terhadap pencegahan, pemberantasan narkoba dikabupaten Banjar.

Sementara Ketua BNP Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Drs. H. Hary Kadarmono, SH menjelaskan kedudukan anggota BNP harus berstatus tersendiri jangan sampai ada yang merangkap jabatan. Karena menurutnya Badan Narkotika tidak hanya sampai disini saja namun akan terus berkembang.

Karena menurutnya berpikir pada kepentingan, pemerintah hanya mementingkan pengembangan ekonomi, dilain pihak juga pembangunan daerah. Sedangkan bahaya narkoba akan mengancam dari berbagai asfek pembangunan tersebut untuk itu peran Badan Narkotika sangatlah penting.

Menurutnya di Jawa Timur bahaya Narkoba sudah merambah dan masuk kedaerah pondok-pondok pasantren karena ia meyakini kesemuanya ini akan menghancurkan tatanan kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Karena apabila keyakinan beragama hancur keimanan menipis akan berarah pada kehancuran berbangsa.

Untuk itu peran Badan Narkoba sangatlah penting untuk mencegah dan memberantas peredaran serta pemakaian Narkoba karena narkoba merupakan permasalahan yang sangat serius dan memerlukan pemikiran, tenaga serta tindakan tegas baik dari pemerintah daerah ataupun masayarakat.

Kunjungan kerja yang diterima langsung oleh Ketua BNP Jawa Timur Komisaris Besar Polisi Drs. H. Hary Kadarmono, Shdiakhiri dengan pertikaran cendera mata dengan ketua BNK Banjar KH. Muhammad Hatim Salman,Lc .

PENGEMBANGAN TANGGUNG JAWAB SIPIL DALAM PENCEGAHAN PROGAMS OBAT kecanduan
Political, economic and social conditions have changed in recent years in Lithuania. Kondisi politik, ekonomi dan sosial telah berubah dalam beberapa tahun terakhir di Lithuania. Rapid changes impact the lack of country's situation stability, and citizens have a lot of problems in adaptation processes. Perubahan yang cepat dampak kurangnya stabilitas situasi negara, dan warga negara memiliki banyak masalah dalam proses adaptasi. Adaptation problems lead to other problems, which affect the weakest population's members. Masalah adaptasi menyebabkan masalah lain, yang mempengaruhi anggota populasi yang paling lemah.
Such conditions are the best for spreading drugs in society. Kondisi tersebut adalah yang terbaik untuk menyebarkan narkoba di masyarakat. In recent ten years it has grown up 13 times a number of drug addicts in Lithuania (many young people – about 15,5% of schoolchildren – once in their life used any narcotics). Dalam sepuluh tahun terakhir telah tumbuh 13 kali jumlah korban narkoba di Lithuania (banyak orang muda - sekitar 15,5% dari anak-anak sekolah - sekali dalam hidup mereka digunakan setiap narkotika). Government has implement different kinds of action to solve this problem, but many of them have no effect to changing people behavior. Pemerintah telah menerapkan berbagai jenis tindakan untuk memecahkan masalah ini, tapi banyak dari mereka tidak memiliki efek terhadap perilaku orang berubah. To reduce this problem should be carried out new prevention programs, which strategies should be picked with responsibility that it doesn't worsen the situation. Untuk mengurangi masalah ini harus dilakukan program pencegahan baru, yang strategi harus dipetik dengan tanggung jawab bahwa itu tidak memperburuk situasi.
Drug abuse prevention programs try to prevent drug abuse problems. Program pencegahan penyalahgunaan narkoba mencoba untuk mencegah masalah penyalahgunaan narkoba. One of the best ways to solve this problem is to develop the civil responsibility in drug addiction prevention programs. Salah satu cara terbaik untuk memecahkan masalah ini adalah untuk mengembangkan tanggung jawab sipil dalam program pencegahan narkoba kecanduan. Citizens' responsibility and activity are the strength, which is main instrument in solving any kind of community's problem. Tanggung jawab warga negara dan aktivitas adalah kekuatan, yang instrumen utama dalam memecahkan masalah apapun masyarakat.
Civil responsibility – these two words can be understood differently by different persons (by race, by culture, bay religion, and etc.). Jawab Sipil - dua kata ini dapat dipahami secara berbeda oleh orang yang berbeda (oleh ras, oleh budaya, agama teluk, dan sebagainya). In this presentation civil responsibility means to be responsible of country's welfare, which does mean to be responsible of each country's person. Dalam presentasi ini berarti tanggung jawab sipil bertanggung jawab kesejahteraan negara, yang berarti bertanggung jawab orang masing-masing negara. But this firstly mean that each person is responsible of oneself, of oneself 's actions, which don't make any harm to people living with him / her, next to him / her, in same community, and in other city. Tapi ini pertama berarti bahwa setiap orang bertanggung jawab dari diri sendiri, tindakan diri sendiri 's, yang tidak membuat salahnya untuk orang yang hidup dengan dia / nya, di sampingnya / nya, dalam masyarakat yang sama, dan di kota lain. Development of civil responsibility in drug addiction preventions programs means to develop responsible of actions society's members, who don't harm themselves with any kind of drugs. Pengembangan tanggung jawab sipil dalam program pencegahan kecanduan narkoba berarti bertanggung jawab untuk mengembangkan tindakan anggota masyarakat, yang tidak merugikan diri sendiri dengan berbagai macam obat.
In descriptive research was tried to find the way, how can be civil responsibility developed in drug addiction prevention programs. Dalam penelitian deskriptif mencoba untuk menemukan jalan, bagaimana bisa menjadi tanggung jawab sipil dikembangkan dalam program pencegahan narkoba kecanduan. It was used two main data collecting methods: one – review of foreign countries' and Lithuanian literature about drug addiction prevention programs, and other – the interview of experts, who implement prevention programs in Kaunas city. Ini adalah menggunakan dua metode pengumpulan data utama: satu - Tinjauan negara asing 'dan sastra Lithuania tentang program pencegahan kecanduan narkoba, dan lain - wawancara ahli, yang melaksanakan program pencegahan di kota Kaunas.
Gambar 1. Strategi dan alat program pencegahan narkoba            Sasaran program pencegahan Orangtua Murid Spesialis Strategi Pengajaran keterampilan Masyarakat resistensi individu dan sosial pengembangan keterampilan informasi alternativities Rapat Efektif mengajar Paramedis penyebaran Informasi 'Gerakan orangtua dari keluarga pusat Konferensi Pelatihan Seminar Poster, stends Kegiatan Media PampersData research has showed that drug prevention programs' effectiveness depends on programs' object, strategy, principal, and collaboration's complexion. Data penelitian telah menunjukkan bahwa program pencegahan narkoba 'efektivitas tergantung pada program-program' objek, strategi, utama, dan kulit kolaborasi itu. The main target of such programs is schoolchildren population, which has the highest risk to start using drugs. Sasaran utama dari program tersebut adalah sekolah penduduk, yang memiliki resiko tertinggi untuk mulai menggunakan obat. In figure 1 is showed the main preventions programs' target groups and strategies, which are implemented in the whole world. Pada gambar 1 adalah menunjukkan target utama program pencegahan 'kelompok dan strategi, yang dilaksanakan di seluruh dunia. Lectures aren't effective drug addiction prevention instrument, but they have frequent occurrence in Lithuanian prevention programs. Kuliah tidak kecanduan obat alat pencegahan yang efektif, tetapi mereka telah sering terjadi dalam program pencegahan Lithuania. Specialists, contemporaries, mass media, family, and community are basic drug addiction prevention programs' instruments. Spesialis, sezaman, media massa, keluarga, dan masyarakat instrumen dasar program pencegahan narkoba kecanduan '. Collaboration is one of the most important prevention programs' element, because of it drug addiction programs can have the biggest impact on human behavior. Kolaborasi adalah salah satu elemen program pencegahan yang paling penting ', karena itu obat program kecanduan dapat memiliki dampak terbesar pada perilaku manusia.
It is important to notice that the most effective drug addiction prevention strategies are, which develop personal and social skills. Hal ini penting untuk memperhatikan bahwa strategi kecanduan obat pencegahan yang paling efektif adalah, yang mengembangkan keterampilan pribadi dan sosial. If the prevention program concentrates on the developing different kind of skills, its consequences aren't only prevention of drug abuse, but also development of civil responsibility. Jika program pencegahan berkonsentrasi pada jenis yang berbeda mengembangkan keterampilan, konsekuensinya tidak hanya pencegahan penyalahgunaan narkoba, tetapi juga pengembangan tanggung jawab sipil. Of course, we may think that such programs fit to only young persons, whose personalities aren't settled. Tentu saja, kita mungkin berpikir bahwa program tersebut hanya cocok untuk orang muda, yang tidak diselesaikan kepribadian. But these programs can also teach adults different skills. Tetapi program ini juga bisa mengajar orang dewasa keterampilan yang berbeda. For example, prevention programs for family can teach skills for better family communication, discipline, and firm and consistent rulemaking to parents of young children. Sebagai contoh, untuk program pencegahan keluarga dapat mengajarkan keterampilan untuk komunikasi keluarga yang lebih baik, disiplin tegas, dan konsisten dan pembuatan untuk orang tua dari anak-anak muda. Research also has shown that parents need to take a more active role in their children's lives, including talking with them about drugs, monitoring their activities, getting to know their friends, and understanding their problems and personal concerns. Penelitian juga telah menunjukkan bahwa orang tua perlu mengambil peran lebih aktif dalam kehidupan anak-anak mereka, termasuk berbicara dengan mereka tentang narkoba, pemantauan kegiatan mereka, mengenal teman-teman mereka, dan pemahaman masalah mereka dan keprihatinan pribadi. In such programs it is important to develop responsibility not only of their children, but every child living next door or in the street. Dalam program tersebut penting untuk mengembangkan tanggung jawab tidak hanya anak-anak mereka, tetapi setiap anak tinggal di sebelah atau di jalan. Moreover, parents are responsible not only for their family and the nearest environment, but also for other parents, which may need help. Selain itu, orang tua bertanggung jawab tidak hanya untuk keluarga dan lingkungan terdekat, tetapi juga untuk orang tua lain, yang mungkin memerlukan bantuan.
Lastly, community development is indispensable element in changing processes. Terakhir, pengembangan masyarakat sangat diperlukan unsur dalam mengubah proses. Community always concentrates on different ways of prevention. Masyarakat selalu berkonsentrasi pada cara yang berbeda pencegahan. Such kind coalition lets all people to take part in changing processes and enable community to control various factors. Koalisi semacam memungkinkan semua orang untuk mengambil bagian dalam proses perubahan dan memungkinkan masyarakat untuk mengontrol berbagai faktor. Drug addiction prevention strategies, which include the whole community, stimulate society's members to take part in action for solving drug addiction problems. Obat strategi pencegahan kecanduan, yang meliputi seluruh masyarakat, merangsang anggota masyarakat untuk mengambil bagian dalam tindakan untuk memecahkan masalah kecanduan obat. For example, it is important to hear not only adults' opinions about drug addiction programs, but also and young people, because often they are such programs' object. Sebagai contoh, adalah penting untuk mendengarkan bukan hanya orang dewasa 'pendapat tentang program kecanduan narkoba, tetapi juga dan orang-orang muda, karena seringkali mereka adalah program seperti' objek. According to the schoolchildren (research was made in 2000 by Ona Grimalauskiene) the best way to provide information about drugs is to organize special campaigns, concerts with a motto :”No to Drugs”. Menurut anak sekolah (penelitian dilakukan pada tahun 2000 oleh Ona Grimalauskiene) cara terbaik untuk memberikan informasi tentang obat adalah untuk mengatur kampanye khusus, konser dengan motto: "Tidak untuk Narkoba". With age the schoolchildren wanted to participate in discussions themselves instead of being passive listeners. Dengan usia anak sekolah yang ingin berpartisipasi dalam diskusi sendiri bukannya pendengar pasif. 53,6% of the respondents provided their proposals how to stop drug abuse among youth. 53,6% dari responden memberikan usulan mereka bagaimana untuk menghentikan penyalahgunaan narkoba di kalangan kaum muda. The rest felt rather pessimistic and their answers provided the opinion it was to late to do something about it, “nothing can be changed”, etc. In their answers the schoolchildren underlined that “all should consolidate aiming at solving this problem”, ie young people, teachers, police, etc., because “only all together may change something”. Sisanya merasa agak pesimis dan jawaban mereka memberikan pendapat itu terlambat untuk melakukan sesuatu tentang hal itu, "tidak dapat diubah", dll jawaban mereka anak sekolah menggarisbawahi bahwa "semua harus mengkonsolidasikan bertujuan untuk memecahkan masalah ini", yaitu anak muda orang, guru, polisi, dll, karena "hanya semua bersama-sama dapat mengubah sesuatu". These opinions showed us, that not only adults care about youth welfare, but also the youth care, what gone be with them and all the society. Pendapat ini menunjukkan kepada kita, bahwa tidak hanya orang dewasa peduli tentang kesejahteraan pemuda, tetapi juga perawatan pemuda, apa yang pergi bersama mereka dan semua masyarakat. Finally, the schoolchildren expressed reproaches, such as “Finally you addresses us”; “Youth should be continuously taken care of and not only when something happens”; “Maybe it is good drugs exist, otherwise you would forget us completely”, give us many issues to think about. Akhirnya, anak sekolah mengungkapkan celaan, seperti "Akhirnya anda alamat kami"; "Pemuda harus terus dijaga dan tidak hanya ketika sesuatu terjadi"; "Mungkin itu adalah obat yang baik ada, jika tidak, anda akan melupakan kami benar-benar", memberikan kita banyak masalah untuk dipikirkan.
So, development of civil responsibility in drug addiction prevention programs should be the main goal of social prevention programs. Jadi, pengembangan tanggung jawab sipil dalam program pencegahan kecanduan narkoba harus menjadi tujuan utama dari program pencegahan sosial.
http://www.adha.org/CE_courses/course3/button/blank1.gif
Kesimpulan
Drug abuse is a complex problem thought to result from a combination of hereditary, psychological, and environmental factors. Penyalahgunaan narkoba merupakan masalah kompleks diduga hasil dari kombinasi faktor keturunan, psikologis, dan lingkungan. It affects people from the neonatal stage to old age. Ini mempengaruhi orang dari tahap bayi sampai usia lanjut. Infants of abusers may suffer from neglect or the effects of parental drug use. Bayi dari pelaku mungkin menderita dari kelalaian atau efek dari penggunaan narkoba orang tua. As they grow into childhood, they may demonstrate antisocial behavior, and signs of malnutrition, poor self-esteem, depression, or attention deficit disorder. Ketika mereka tumbuh menjadi anak, mereka mungkin menunjukkan perilaku antisosial, dan tanda-tanda malnutrisi, miskin harga diri, depresi, atau gangguan perhatian defisit. This may lead an adolescent to use drugs, have unwanted pregnancies, and drop out of school. Ini dapat menyebabkan seorang remaja menggunakan obat-obatan, memiliki kehamilan yang tak diinginkan, dan drop out dari sekolah. Identification of drug abuse is a difficult first step on the road to recovery because of the methods many abuses use to hide their addiction, the inability of family members to recognize or accept the problem, and the relatives' enabling behavior. Identifikasi penyalahgunaan narkoba merupakan langkah pertama yang sulit di jalan untuk pemulihan karena banyak menggunakan metode pelanggaran untuk menyembunyikan kecanduan mereka, ketidakmampuan untuk mengenali anggota keluarga atau menerima masalah, dan perilaku kerabat 'memungkinkan.
Oral health care professionals, have an ethical responsibility to inform patients of how drug abuse can damage their health. Profesional perawatan kesehatan mulut, memiliki tanggung jawab etis untuk menginformasikan pasien tentang bagaimana penyalahgunaan narkoba dapat merusak kesehatan mereka. With increased knowledge of chemical dependency, one may be able to identify and encourage a patient, co-worker, or family member to seek the support needed to change substance abuse habits. Dengan peningkatan pengetahuan ketergantungan kimia, seseorang mungkin dapat mengidentifikasi dan mendorong pasien, rekan kerja, atau anggota keluarga untuk mencari dukungan yang diperlukan untuk mengubah kebiasaan penyalahgunaan zat. The self-assessment checklist and list of resource may provide insight and information helpful to someone who must take that difficult first step to recovery. Checklist penilaian diri dan daftar sumber daya dapat memberikan wawasan dan informasi bermanfaat untuk seseorang yang harus mengambil langkah pertama sulit untuk pemulihan.
Selengkapnya>>>